MEMAHAMI STRATEGI

0 comments



Suatu strategi yang digunakan oleh organisasi adalah rencana-rencana untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Oleh karena itu, kita akan membahas tentang strategi-strategi pada dua tingkatan organisasi. Dua tingkatan itu adlah tingkat korporat tau perusahaan (corporat level) dan tingkat unit bisnis (bussiness level unit). Strategi menyediakan konsteks luas dimana seseorang dapat mengevaluasi optimalitas unsur-unsur sistem pengendalian manajemen.
A.     Tujuan
1.       Profitabilitas
Profitiabilitas dinyatakan, dalam arti dan konsep yang paling luas melalui persamaan yang merupakan hasil dari dua rasio:
a.      Rasio pertama dalam perhitungan ini disebut persentase margin laba (profit margin percentage) :

b.      Rasio kedua merupakan perputaran investasi (investment turnover—ITO) :




2.      Memaksimalkan Nilai Pemegang Saham
Pada tahun 1980-an dan 1990-an, istilah “nilai pemegang saham” (shareholder value) sering muncul dalam literatur bisnis. Konsepnya adalah tujuan yang semestinya bagi sebuah perusahaan yang mencari laba adalah memaksimalkan nilai pemegang saham. Ada dua alasan:
Pertama, istilah “memaksimalkan” menyiratkan bahwa selalu ada cara untuk mendapatkan jumlah maksimum yang dapat dihasilkan oleh sebuah perusahaan.
Kedua, meskipun upaya mengoptimalkan nilai pemegang saham mungkinmenjadi tujuan utama, namun ini bukan berarti merupakan satu-satunya tujuan bagi banyak organisasi.
3.      Risiko
Upaya sebuah organisasi perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas sangat dipengaruhi oleh kemauan pihak manajemen untuk mengambil risiko. Tingkat pengambilan risiko sangat bervariasi, tergantung pada kepribadian atas masing-masing individu di jajaran manajemen. Akan tetapi, selalu ada batas atas; sejumlah organisasi perusahaan secara terang-terangan menyatakan bahwa tanggung jawab utama manajemen adalah menjaga aset-aset perusahaan sedangkan profitabilitas menjadi tujuan kedua.
4.      Pendekatan Banyak Stakeholder
Organisasi-organisasi terlibat dalam tiga jenis pasar: pasar modal, pasar produk, dan pasar faktor. Sebuah perusahaan mencari dana melalui pasar modal (capital market), dimana para pemegang saham publik merupakan konstituennya yang sangat penting. Sebuah perusahaan bertanggung jawab kepada banyak stakeholders ini, yaitu: para pemegang saham, konsumen, para pegawai, para pemasok, dan masyarakat.

HAKIKAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

3 comments

      Pengendalian manajemen merupakan sebuah  keharusan dalam suatu organisasi yang mempraktikkan desentralisasi. Salah satu pandangan berargumentasi bahwa sistem pengendalian manajemen harus sesuai dengna strategi perusahaan. Hal ini menggambarkan bahwa strategi pertama kali dikembangkan melalui sistem formal dan rasional dan strategi itu kemudian menentukan desain sistem manajemn perusahaan.

A. KONSEP-KONSEP DASAR
  1. Pengendalian
Suatu organisasi harus dikendalikan yaitu harus ada perangkat – perangkap pada tempatnya untuk memastikan bahwa tujuan strategisnya dapat tercapai. Setiap sistem pengendalian sedikitnya memiliki empat elemen:
a.        Pelacak (detector) atau sensor-sebuah perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi  dalam proses yang sedang dikendalikan.
b.        Penaksir (assessor ) uatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi.
c.        Effector-suatu perangkat (yang sering disebut "feedback") yang mengubah perilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan yang perlu dipenuhi.
d.       Jaringan komunikasi-perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan antara assessor dan effector.

ORGANISASI ? WHY NOT ?

0 comments


Masih ada yang berpikiran bahwa organisasi bakal menghabiskan waktu santai-santai kita saat masa kuliah ? bakal ganggu kuliah kita dan buat IP kita anjlok ? lebih baik berpikir ulang deh. walaupun aku dulu saat semester 1 masih berpikir seperti itu bahwa organisasi bakal menyita banyak waktu dan membuat kita banyak pikiran ternyata salah dan menyesal karena baru semester 3 baru ikut organisasi-organisasi dan kepanitiaan-kepanitaan lainya. Memang dengan mengikuti itu semua kita pasti harus memberikan waktu-waktu luang kita untuk disisihakn untuk kegiatan oraganisasi itu sendiri, tapi dengan mengorbankan sedikit waktu luang, kita bakal mendapatkan sesuatu yang lebih berharga dan melatih Soft Skill kita untuk digunakan besok jika memasuki dunia kerja. ada banyak sekali manfaat berorganisasi, dari melatih leadership hingga kita dapat memperluar jaringan/networking kita dikampus. untuk lebih lengkapnya lebih baik kita bahas lebih lanjut :

SOFT SKILL

0 comments



      Soft skill adalah suatu kemampuan, bakat, atau keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia. Soft skill adalah kemampuan yang dilakukan dengan cara non teknis, artinya tidak berbentuk atau tidak kelihatan wujudnya. Namun , softskill ini dapat dikatakan sebagai keterampilan personal dan inter personal.
Yang dimaksud softskill personal adalah kemampuan yang di manfaatkan untuk kepentingan diri sendiri. Misalnya, dapat mengendalikan emosi dalam diri, dapat menerima nasehat orang lain, mampu memanajemen waktu, dan selalu berpikir positif. Itu semua dapat di kategorikan sebagai softskill personal.  
     Dalam Tim atau organisasi yang berhasil sukses, hampir bisa dipastikan ada pemimpin yang hebat di situ. begitu menariknya kita mendengarkan bagaimana pemimpin tersebut bisa menginspirasi, sehingga kita sesungguhnya tidak pernah kehabisan bahan untuk belajar dan berbagi "succes stories" yang telah dilakukan.

TIPS MENGHILANGAKAN SIFAT PEMALU

1 comments


Jadi orang pemalu itu hidupnya seperti ada di sarang burung, mau melakukan apa-apa pasti selalu terkurung dalam sebuah ketakutan akan tindakan yang akan kita lakukan, padahal dengan pikiran seperti itu kita nggak bakalan bisa "Move On". So, jangan jadi orang pemalu, lebih baik GR dari pada malu. 

Sifat pemalu berbeda dengan sifat malu atau rasa malu.
Sifat pemalu adalah karakter seseorang dengan sifat malu atau rasa malu yang berlebihan atau sering disebut minder. Sifat malu atau rasa malu harus dimiliki oleh setiap orang karena itu menunjukkan bahwa kita adalah manusia yang bermoral. Apa jadinya kalau seorang tidak punya rasa malu. Mungkin dia akan telanjang di tengah jalan sepeti orang gila.
Begitu juga dengan sifat rendah diri, orang sering salah kaprah menyebut rendah diri sebagai rendah hati. Padahal keduanya sama sekali berbeda dan saling bertolak berlakang. Rendah diri adalah sikap yang timbul karena rasa minder dan kurang percaya diri. Sedangkan rendah hati adalah sebuah keadaan di mana seseorang terbebas dari sikap sombong dan meremehkan orang lain. Lalu bagaimana cara mengatasi sifat pemalu , minder dan rendah diri dalam diri seseorang? Ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

BLACK PAPER

Cool Blue Outer Glow Pointer